Hukum & Kriminal

Tidak Percaya sang Suami Terlibat Teroris

Kota Bima, Bimakini.com.- Istri drg Yun, dr Dwi Endah S (37) mengaku hingga kini tidak memercayai jika sang suami terlibat dalam satu jaringan teroris. Atas dugaan itu, mengaku sedih dan tidak tahu bagaimana keadaan suami selanjutnya.

Dwi dan Yun dikarunia lima orang anak. Dua kini berada di Jawa dan tiga lainnya bersamanya di Bima. Ada yang di Lamongan dan juga di Surabaya. "Yang tinggal sama kami di rumah hanya tiga orang, yang duanya sudah di Jawa," tuturnya.
Atas apa yang menimpa sang suami, semua telah diceritakannya pada anak-anaknya. Di Bima sendiri tidak ada kerabat untuk berbagi kesedihan tentang apa yang dialami. Anaklah tempat mencurahkan dan menceritakan apa yang dialami saat ini. "Disini saya hanya sendiri, tidak punya siapa-siapa," tuturnya dengan mata yang berkaca.

Diharapkannya, dalam waktu dekat segera mendapat kabar dan bisa berbicara dengan sang suami. Sudah dihubunginya pengacara di Jakarta untuk mendampingi suaminya.

Drg Yun sendiri ditangkap Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror Mabes Polri, Jumat (13/4) saat hendak menunaikan ibadah shalat asar di masjid Raya Al Muwahidin Bima. Setelah diciduk, dibawa ke Markas Brimob Bima di Kelurahan Sambinae. Selanjutnya dibawa menggunakan jalur darat ke Sumbawa sebelum diterbangkan ke Jakarta untuk penyelidikan lebih lanjut. (BE.16)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top