Connect with us

Ketik yang Anda cari

Politik

️Mi6 : Black Campaign di era tehnologi 4.0 kurang efektif memframing Citra Lawan Politik

Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto

Mataram, Bimakini.- Dengan semakin meningkatnya kesadaran politik rakyat dibarengi mudahnya memperoleh informasi alternatif untuk validasi isu , Kampanye hitam menjadi tidak efektif lagi sebagai sarana untuk memframing citra lawan politik di era Kemajuan Tehnologi 4.0.

Politik asimetris Black Campaign yang di push memanfaatkan beragam platform media dan Medsos bisa menjadi blunder dlm persepsi publik, manakala isu yg di graber secara simultan tidak disertai data dan fakta tidak benar dan hoax.

“Memblow up Isu lewat skema Black Campaign yang hanya berdasarkan asumsi semata justru bisa menjadi sarana *infotainment gratis* menaikkan citra lawan politik di persepsi publik,” kata Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH kepada Media , Minggu 23 Oktober 2024.

Lelaki yang akrab disapa didu itu melanjutkan dalam situasi keterbukaan informasi dan demokratisasi seperti saat ini , gerakan Kampanye Hitam hanya menjadi sarana *sales promotion gratis* makin membesarkan citra baik lawan politik. Hal ini bisa terjadi jika desaign kampanye politik hitam itu tendensius.

“Kesalahan fatal memakai strategi politik hitam, ketika menstigma publik mudah ‘hanyut’ dan terpesona oleh berbagai kecanggihan platform media yg dipakai mendelegitimasi citra lawan politik, padahal makin kesini publik makin cerdas dlm memilih dan memilah berbagai informasi lewat satu klik yakni *Mbah Google* sebagai sarana validasi informasi terkini,” urai didu.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Didu melanjutkan bahwa gerakan kampanye politik beberapa dekade sebelumnya, mungkin bisa jadi efektif kala dilakukan secara manual, disaat publik tidak memiliki _*informasi penyeimbang*_ karena tehnologi digital belum berkembang pesat.

“Kesalahan taktik Politik Kampanye Hitam berawal ketika muncul asumsi subyektif yang mengira publik mudah digiring persepsinya. Ibarat marketing product, kampanye hitam yang dilakukan, diduga tidak diimbangi dengan melakukan mapping kecendrungan konsumen politiknya diberbagai strata,” jelasnya.

Mantan Direktur Walhi NTB menggarisbawahi , yang perlu disadari, saat ini ada disparitas antara generasi milenial, generasi Z dan Alpha yang memiliki cara berpikir dan dimensi yang berbeda // berbanding terbalik// dengan generasi sebelumnya dalam mengendors maupun menyikapi momentum tertentu.

Sebagai Ilustrasi , saat ini dikalangan anak muda lagi trend istilah FwB ( Friend with Benefit ) yang mencerminkan relasi simbiosis mutualisme yakni pertemanan yang saling memberikan manfaat. Sementara dalam politik , pertemanan cenderung bersifat interest dan ideologis yang tidak sepragmatis seperti FwB.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

“Perlu disadari pula keberterimaan dan bisa cair di generasi era saat ini tentu butuh penyesuaian dan persiapan sosial yang tidak mudah. Mengingat mereka memiliki sekat ruang privasi yang eksklusif pada diminat dan kesukaan yang sama yang kerap berjarak dengan realitas sosial kekinian, termasuk urusan Politik,” pungkasnya. Ian

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.
Advertisement

Berita Terkait

Politik

Kota Bima, Bimakini.- Masalah penataan dapil yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima  belum ada keputusan. Sebelumnya KPU mengusulkan tiga opsi untuk pembagian...

Politik

Kota Bima, Bimakini.- Sebanyak 123 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kota Bima, Selasa 24 Januari 2024, di aula Hotel Mutmainah. PPS diharapkan menjalankan...

Politik

Bima, Bimakini.-Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diagendakan akan berkunjung ke Kota Bima. Rencananya pria Bakal Calon Presiden RI tersebut akan tiba di Kota...

Politik

Bima, Bimakini.- Jelang penerimaan berkas pendaftaran calon Panitia Pengawas Kelurahan/Desa, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima melaksanakan rapat koordinasi dengan Ketua dan Kepala...

Politik

Bima, Bimakini.- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima melantik dan mengambil sumpah 90 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Bima di Ball Room...