Peristiwa

Hujan Deras, Tebing Jalan Negara Longsor

longsor di jalan negara

Bima, Bimakini.com.- Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Wawo dan Sape tiga hari terakhir menyebabkan beberapa lokasi terjadi longsor tebing di pinggir jalan negara antara Wawo-Sape. Namun, longsor yang paling parah terjadi sekitar Oi Woro Kalate Niu Desa Raba Kecamatan Wawo.

Pantauan Bimakini.com di lokasi longsor, Senin (18/3), luas areal tebing yang longsor sekitar  15 meter hingga 20 meter. Akibat longsor itu  tanah, bebatuan dan pepohonan menutup sebagian badan jalan. Kondisi itu menyebabkan terjadi kemacetan kendaraan yang berlalu lalang di lokasi itu.
Tidak hanya itu. Sebagian warga  bergotong-royong membuang tanah dan bebatuan. Namun, pekerja yang mereka lalukan bukan semata-mata membantu, tetapi meminta jasa kepada pengguna jalan, meski permintaan itu tidak dipaksakan.
    “Kita ingin membantu percepat proses mengeluarkan tanah dan bebatuan. Bahkan, di lokasi itu banyak pepohonan yang tumbang akibat longsor,” ujar Nurdin kepada Bimakini.com di lokasi, Senin  (18/3).
    Longsor itu, kata dia, mulai terjadi Jumat (15/3) sekitar pukul 15.00 WITA, tetapi yang lebih parah terjadi Sabtu (16/3) sekitar pukul 08.00 WITA. Kondisi tanah yang labil itu terus merangsek masuk di tengah badan jalan. Karena itu warja tetap berada di lokasi untuk menjaga kemungkinan longsor susulan.
    “Kalau dibiarkan begitu saja, maka sebagian tanah tetap menutupi jalan negara itu. Seharusnya secepatnya alat berat memindahkan tanah longsor itu,” katanya.
    Hal senada dikemukakan Syaiful Jamil dan Suryadin. Mereka berharap secepatnya alat berat memindahkan tanah dan bebatuan akibat longsong, seperti di dekat penjualan warga Desa Raba sekitar pemancar tower. Ada bongkahan batu besar yang diperkirakan akan longsor dan bakal melindas pondokan tempat jualan warga di lokasi itu.
    “Kalau ini tidak cepat ditangani bisa membahayakan pengguna jalan terutama yang berjualan di lokasi itu,” kata Syaiful Jamil yang diamini rekannya. (BE.13

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share

Komentar

To Top