Peristiwa

Satu Jamaah Haji Hidirasa Dikabarkan Wafat

Paspor milik Usman bin Ismail yang ditemukan di lokasi musibah yang dialaminya sekitar Subuh waktu Makkah.

Bima, Bimakini–  Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kabar duka muncul dari Tanah Suci, Makkah. Jamaah haji asal Desa Hidirasa Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Usman bin Ismail, dikabarkan wafat saat Subuh waktu Makkah. Atau sekitar pukul 11.00 WITA.

Camat Lambu, Abdurrahman, SSos, yang berusahadihubungi Kamis sore menyebut jamaah bernama Usman bin Ismail memang diinformasikan wafat di Makkah. Hal itu setelah mengonfirmasi kabar duka itu kepada Kepala Desa Hidirasa, Akhir, dan membenarkannya.

“Kepala Desa dan pihak keluarga di Hidirasa sudah menerima kabar duka itu. Ya, atas nama Usman bin Ismail,” katanya melalui telepon, Kamis (24/8/2017) sore.

Sebelumnya, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Lambu, Sudirman, MSi, yang dihubungi Kamis siang sekitar pukul 14.47 WITA, mengaku memang telah menerima informasi soal kematian jamaah asal Hidirasa itu beberapa saat sebelumnya. Ada juga foto dan identitas yang dikirim melalui WhatsApp Ponsel-nya.

Namun, Sudirman mengaku belum bisa mengumumkannya, karena belum ada kabar resmi dari Ketua Kelompok atau pihak Kemnag. Beberapa saat lalu memang sempat mengontak ke Makkah, namun tidak tersambung.

“Informasi duka itu sudah kita dengar dan terkirim melalui WA. Namun, belum ada keterangan resmi dari pihak Kemnag,” katanya melalui sambungan telepon, Kamis siang.

Berdasarkan informasi itu pula, katanya, jika dilihat dari identitas yang diterima memang itu sosok Usmanbin Ismail.  Usman dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas di Makkah.      Bagaimana reaksi pihak keluarga? Melalui Agussalim via  pesan Facebook Kamis malam menyatakan melihat kondisi foto tersebut, keluarga berkeyakinan  telah wafat.

“Kematian hanya milik Allah Subhanahu Wa Taala. Tapi melihat kondisi foto tersebut kami dari pihak keluarga berkeyakinan bahwa almarhum Ayahanda kami telah meninggal dunia,” katanya.

Dia mengakui  Kamis sore ditelepon oleh Kepala Kemnag dan disarankan berdoa dan mengikhlaskannya, sampil menunggu surat keterangan  resmi kematian dari Pemerintah Arab Saudi.(BK22)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 586
    Shares
To Top