Pemerintahan

Dua Desa Pemekaran di Tambora Siap Helat Pilkades

Bima, Bimakini.com.-  Dua desa pemekaran di Kecamatan Tambora Kabupaten Bima, yakni desa Oi Katupa pemekaran desa Kawinda Toi dan desa Rasabou pemekaran desa Oi Panihi, siap menghelat pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Berbagai persiapan pun mulai dilakukan.

Kepala desa persiapan Oi Katupa, Abdul Kadir, BA, menjelaskan persiapan Pilkades sudah mulai dilakukan. Diawali pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dilantik Selasa (22/5) lalu oleh Camat Tambora. Selanjutnya BPD akan membentuk panitia Pilkades.

     Menurut Abdul Kadir, pemekaran desa Oi Katupa sangat tepat demi peningkatan pelayanan. Selama ini, wilayah tersebut sering diabaikan dan kurang mendapatkan pelayanan dari desa induk. Hal ini karena jaraknya dari desa induk relatif jauh. “Jarak dengan desa induk mencapai 40 kilometer,” ujarnya di Tambora, Minggu (20/5).

Diakuinya, daya dukung wilayahnya relatif  banyak, yakni akses jalan, lahan pertanian yang luas, dan jumlah penduduknya yang sudah memenuhi syarat sesuai peraturan daerah (Perda). “Saya yakin desa ini akan cepat berkembang setelah memiliki pemerintah sendiri, karena punya  potensi alam berlimpah,” tambah Kadir.

Saat Pilkades nanti, tiga calon  di Oi Katupa siap bertarung. Mereka adalah Hadirman, Sukri, dan Muhidin. Dijadwalkan, pemilihan akan bisa dilangsungkan pada pertengahan bulan Juni mendatang. “Hanya tiga nama itu yang menguat dukungannya dan siap mengikuti bursa pemilihan Kepala Desa,” ujar Kadir.

Bakal calon Kepala Desa, Sukri, mengharapkan  Pilkades berlangsung sesuai jadwal demi terbentuknya desa definitif. Menurutnya, selama ini pemerintahan di desa induk jarang memerhatikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.

Dia juga menjamin pemilihan nanti akan jauh dari konflik. “Kami di sini sudah seperti saudara kandung, sehingga tidak akan ada perselisihan dalam Pilkades nanti,” ujarnya. (BE. 14)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top