Pendidikan

Mulai Tahun Ini Sistem Pengelolaan Sekolah Harus Berbasis IT

Maman, SPd, MPd

Bima, Bimakini.- Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bima, Maman, SPd., MPd. menegaskan, mulai tahun pembelajaran ini sistem pengelolaan sekolah harus berbasis IT sebagai kelanjutan program tahun lalu. Hal itu perlu dilakukan untuk mengikuti arus perkembangan peradaban manusia.

“Ikhtiar ini harus sukses untuk kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bima,”ujarnya, Selasa (7/8).

Kata dia, pada tahun pembelajaran sebelumnya, dari 310 SMP/MTs Kabupaten Bima, sudah mencapai 57 pesen pesen yang menerapkan  e-Raport,  dan e-Nilai Harian,  31 persen  e-PTS, dan e-PAS, dan 32 persen yang UNBK serta 36 persen dalam bentuk pelayanan lain. Ini merupakan terobosan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan kabupaten Bima.

“Kita tidak boleh ragu untuk memulai dan mencoba hal yang baru, Kita harus yakin bahwa setiap usaha dan kerja keras keniscayaan hasil terjamin,” ajak Maman.

Selain itu kata dia, Daftar Hadir Guru,  Tenaga Pendidik,  dan Kependidikan (DHGTK) harus dilaksanakan secara online melalui akun dan Dapodik masing-masing sekolah. Karena salah satu rohnya, agar tunjangan sertifikasi/nonsertifikasi guru tepat sasaran.

“Berkas ini akan diinput langsung oleh sekolah. Dinas dikbudpora,  Pemda, termasuk pusat hanya diberi hak akses. Dan rangkuman DHGTK ini akan dijadikan acuan pembayaran sertifikasi oleh pemerintah,” tuturnya.

Dirinya meminta agar tahun ini SMP Negeri dan Swasta melaksanakan UNBK. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima dan Pemerintah Pusat telah mendorong dengan memberikan bantuan komputer, walaupun belum merata ke semua sekolah.

“Walau pun bantuan komputer belum merata. Saya yakin pemerintah akan mengupayakan secara bertahap,” ungkap Kepala SMPN 1 Madapangga itu.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bolo, Marwan S. Pd., Ina menyampaikan, pihaknya siap untuk mensukseskan pernyataan ketua MKKS itu. Terkait hal itu, semua perangkat IT akan disiapkan.

“Kami akan siapkan semuanya. Agar sistem pengelolaan sekolah harus berbasis IT terwujud nyata,” ujar Marwan.

Dijelaskannya, langkah kedepan kita akan  mensosialisasikan ke semua guru terkait hal itu. Selain itu, pihaknya akan mengupayakan operator sekolah untuk mengikuti workshop.

“Suka tidak suka guru harus mendukung rencana sistem pengelolaan sekolah berbasis IT. Karena berdampak positif  terhadap sekolah,” pungkas Marwan. (YAN)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share
  • 96
    Shares
To Top