Pendidikan

Sarjana STIT Diharapkan Kedepankan Islam Rahmatan Lil Alamin

Wisuda Sarjana STIT Sunan Giri Bima.

Bima, Bimakini.- Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima, mewisuda 64 mahasiswa dari dua program studi strata satu (S1). Dari 64 orang tersebut, 44 dari program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 20 orang dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Wisuda yang berlangsung di aula STIT ini dihadiri oleh Sekretaris Kopertais Wilayah XIV Mataram, Dr Nazar Naamy, MSi. Walikota Bima diwakili oleh Asisten 1 Setda Kota Bima, Ketua IAI Muhammadiyah Bima, Ketua STIS, Ketua STIQ serta Civitas STIT SGB.

Ketua STIT Sunan Giri Bima, Dr Syukri Abubakar, MAg mengatakan, prestasi yang telah ditorehkan selama menjadi mahasiswa di kampus ini menjadi kebanggaan keluarga masing-masing.

Diharapkan, apa yang diperoleh selama ini dapat diaplikasikan di tengah masyarakat. Mengedepankan nilai-nilai Islam Rahmatan Lil Alamin, Islam moderat, Ala ahli Sunnah wal jamaah an-nahdliyyah

“Bukan mengedepankan nilai-nilai tekstual Islam yang radikal, rasionalis liberal. Tapi kita mampu memberikan kesejukan, rasa aman serta rasa manusia tanpa memandang latar belakang suku, ras dan agama,” jelasnya

Dikatakannya, sebagai intelektual muslim, harus mampu memecahkam setiap persoalan ummat dan kebangsaan.

Sementara itu sekertaris Kopertais Wilayah XIV Mataram, Dr Nazar Naamy, MSi, mengharapkan, kedepannya mampu menjalani kehidupan di masyarakat yang lebih berat. Dengan kompetensi dan kualitas yang dimiliki saat ini, akan diuji kembali di masyarakat.

“Tapi saya yakin bahwa kalian yang telah di wisuda sudah dibekali dengan moral, ilmu pengetahuan yang bagus melalui proses di kampus STIS SGB ini,” ujarnya.

Sementara itu, wisudawan-wisudawati terbaik diraih Ita Sopia Wati Prodi PAI dengan IPK 3,65. Terbaik kedua, Amirudin SPd Prodi PGMI dengan IPK 3,63 dan terbaik ke tiga Rahmasyah, SPd Prodi PAI dengan IPK 3, 60. (BE04)

Share
  • 12
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top