Connect with us

Ketik yang Anda cari

Hukum & Kriminal

Mahasiswa Yang Rusak Fasilitas Kantor DPRD Bima Dilaporkan ke Polisi

Suasana saat pendemo masuk ke ruang sidang utama DPRD Kabupaten Bima.

Bima, Bimakini.- Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Rakyat Bima (GARB) merusak properti di ruang rapat utama Kantor DPRD berbuntut panjang. Mereka telah dilaporkan ke Mako Polres Bima Kota atas kasus dugaan pengrusakan fasilitas negara.

“Kasus pengrusakan ini telah dilaporkan ke polisi pada Selasa sore (31/10/2023) kemarin,” kata Edy Taruna, Sekretaris Dewan (Sekwan) dikonfirmasi Rabu (1/11/2023).

Edy Taruna menyesalkan tindakan anarkis yang dilakukan sekelompok mahasiswa tersebut. Mereka telah keterlaluan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas seperti pintu, jendela, kursi dan meja.

“Andaikan satu atau dua meja di rusak, mungkin gak apa-apa. Tapi ini semua dirusak oleh mereka,” tegasnya.

Tanggapan yang sama juga disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima, Aminullah. Saat kejadian, ia bersama pimpinan, ketua komisi dan umumnya anggota dewan sedang tidak ada di dalam kantor.

“Saya memang masuk kantor, tapi gak sempat terima pendemo karena lebih awal pulang ada keluarga yang meninggal. Andaikan ada saya, mungkin gak sampai ada pengrusakan,” ungkapnya.

Aminullah menyesalkan pengrusakan fasilitas kantor dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam GARB itu. Terlebih fasilitas yang telah dirusak oleh mereka adalah milik negara dan rakyat.

“Kami tidak melarang demo, silakan saja. Tapi demo yang baik dengan mengutamakan dialog dan diskusi untuk mendapatkan solusi. Tidak dengan cara merusak seperti itu,” tegasnya.

Karena pengrusakan fasilitas, bukannya untuk mencari solusi dari persoalan yang ada. Tapi justru akan memperumit keadaan, misalnya akan berdampak pada penundaan sejumlah agenda dewan yang akan datang.

“Sudah pasti sejumlah agenda akan tertunda, karena fasilitas yang dirusak ini di ruangan yang sering digunakan untuk menggelar rapat paripurna,” tutur Aminullah.

Aminullah mengatakan, dari ulah para mahasiswa ini mengakibatkan kerugian yang cukup banyak. Estimasi kerugian dari kerusakan fasilitas ditaksir hingga mencapai Rp300 juta.

“Kalau dikalkulasikan dari fasilitas yang dirusak, kerugian hampir mencapai Rp300 juta,” terangnya.

Untuk itu, ia berharap Polres Bima Kota mengusut tuntas kasus pengrusakan fasilitas tersebut. Agar dapat memberikan efek jera dengan tidak melakukan tindakan serupa saat melakukan unjuk rasa.

“Biar ada efek jera, makanya kami laporkan kasus ini,” tegas politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam GARB ini merusak fasilitas di ruang rapat utama Kantor DPRD Bima, Selasa siang (31/10/2023). Fasilitas itu berupa pintu utama, jendela, kursi hingga meja.

Massa mengamuk dan nekat bertindak anarkis tersebut sebagai luapan kekecewaan terhadap anggota DPRD. Karena tuntutan yang satu diantaranya terkait harga bawang anjlok tak kunjung ditanggapi hingga unjuk rasa berakhir. DIN

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Bima, Bimakini.- Sidang paripurna ke-8 Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bima Masa Sidang III dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD...

Hukum & Kriminal

Bima, Bimakini.-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima mendukung penuh langka DPRD yang melaporkan pendemo atas kasus pengrusakan fasilitas di kantor dewan. “Kasus ini telah dilaporkan...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Kinerja Sekretaris DPRD Kabupaten Bima disorot pasca perusakan fasilitas ruang sidang utama. Salah satu sorotan datang dari anggota dewan setempat dari fraksi...

Peristiwa

Bima, Bimakini.- Sejumlah fasilitas DPRD Kabupaten Bima di rusak pendemo dari Gerakan Aliansi Rakyat Bima (GARB), Selasa siang (31/10/2023). Mereka mengamuk karena tidak ditemui...

Pemerintahan

Bima, Bimakini.-  DPRD Kabupaten Bima menggelar Rapat Paripurna III dengan agenda Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kabupaten Bima Pengganti Antar Waktu (PAW). Rapat  dipimpin oleh...