Berita

Bombo Roi Memikat Hati Pegiat Destinasi Wisata

Inilah destinasi wisata Bombo Roi di Desa Roi.

Bima, Bimakini.- Destinasi wisata Bombo Roi di Desa Roi Kecamatan Belo Kabupaten Bima menjanjikan kepuasan bagi pengunjung. Tempat ini memiliki berbagai sisi keunikan dan keindahan alam yang tidak kalah jauh dengan tempat wisata lainnya. Tidak percaya? Coba saja. Tempat ini mampu membuat Anda ketagihan. Jadi luangkan waktu untuk membuktikannya.
Menuju Bombo Roi, Anda jangan kebingungan mencari di mana tempatnya atau tidak oerlu mengunakan Google Map. Ada beberapa jalur yang bisa dilalui, bagi penyuka destinasi wisata di wilayah Kota Bima.
Bila langsung masuk di jalan Desa Belo Kecamatan Palibelo, bisa juga lewat jalan lintas Talabiu Dore atau jalan di Desa Cenggu.
Pengunjung masuk gang dan bisa menggunakan sepeda motor maupun roda empat. Sekitar 1 kilometer dari desa menuju area parkir yang telah diaediakan oleh pemuda setempat. Mereka menyediakan kenyamanan dan keamana kendaraann. Biayanya Rp5 ribu untuk semua kendaraan.
Sebelum pengunjung sampai di tempat parkir tersebut, pesona alam mulai terlihat dalam berbagai suasana kebun kelapa berjejer rapi milik warga. Jalan ekonomi itu pun tidak mengecewakan pengunjung. Jalannya sudah agak keras dan rapi, sehinga tidak ada berbatuan yang menghalangi perjalanan Anda menuju tempat tujuan.
Tempat wisata Bombo Roi ini baru beberapa bulan ini diketahui pegiat alam bebas. Meskipun potensi alam ini ada, namun hanya dinikmati masyarakat setempat. Sejumlah pemuda Roi melihat tempat ini mampu memberikan kesejahteraan dan membuka lapangan pekerjaan. Mereka promosi melalui akun FB dan media lainnya. Hasilnya terbukti.
Saat tiba di areal parkir, berbagai tulisan inspirasi dan imbauan menjaga alam dan kebersihanya terlihat. Para pengunjung tidak langsung ke lokasi, namun banyak yang mengabadikan gambar di depan papan yang dicoret-coret oleh pemuda tersebut. Dari tempat parkir itu, sekitar 200 meter harus berjalan kaki.
Hendra, anggota rombongan pengunjung Rabu (17/05), memuji keindahan suasana lokasi itu. Meski sedikit menguras tenaga, namun saat menyusuri tempat tujuan udaranya segar. Hutan memang masih terbilang alami ditandai pohon tumbuh rindang di sisi kanan kiri jalan.
Di depan mata terlihat air sungai yang mengalir, jernih dan tenang. Tidak menunggu lama, pakaian melekat di badan dibuka hingga tersisa celana pendek. Ada beberapa orang menggunakan kaos. Setelah itu, langsung menceburkan diri pada air tenang itu.
Tidak hanya itu, ada beberapa air terjun bertingkat. Meski tidak tinggi, namun air terjun bertingkat enam itu memanjakan pengunjung. Airnya dari pegunungan Desa Roi. Rombongan terlena dan terbawa suasana sehingga waktu hampir lupa tinggal satu jam memasuki waktu Magrib.
Inilah keindahan yang tidak dimiliki wilayah lain. Bombo Roi mampu memberikan cerita bagi yang berkunjung. “Anda belum berkunjung akan rugi, sebab kata masyarakat saat musim kemarau airnya akan berkurang,” ujar Hendra, asal Kecamatan Woha.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bima, Drs H Abdul Muis, mengakui Bombo Roi belum masuk dalam kawasan wisata di Kecamatan Belo, sebab tempat tidak banyak yang mengetahui sebelumnya. Hal itu karena belum ada promosi intensif. Setelah ada kepedulian pemuda dan masyarakat, tempat itu dikenal dan dikunjungi banyak orang.
“Kami sudah mendata kembali tempat wisata baru, kami bersyukur ada masyarakat yang promosi sehingga menambah jumlah destinasi wisata di Kabupaten Bima,” jelasnya. (BK34)

Share
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

To Top