Politik

Eksekutif Ajukan Anggaran Pemilu

Kota Bima, Bimakini.com.-  Untuk mendukung proses Pemilihan Wali Kota (Pilwakot), Pemilihan Gubernur (Pilgub), dan Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemerintah Kota (Pemkot) Bima telah menyiapkan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran tersebut kini sedang diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima untuk dibahas.

       Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Ir. Muhammad Rum, mengaku, telah mengajukan anggaran untuk mendukung keberlangsungan pesta demokrasi tersebut. Hanya saja, yang diajukan masih  berupa rancangan untuk dibahas oleh legislatif. “Sudah kita siapkan  rancangannya untuk diserahkan ke Dewan,” ujarnya di kantor Pemkot Bima, Rabu (5/12).
       Rum tidak menyebutkan jumlah anggaran dalam rancangan yang diajukan tersebut. Namun, dipastikannya, rancangan anggaran yg diajukan, disiapkan hingga Pilwakot dan Pilgub NTB hingga tahap dua pelaksanaannya. “Itu sudah kita siapkan juga jika saat pelaksanaannya nanti terjadi putaran kedua,” katanya.
       Menurut Rum, rancangan anggaran yang diajukan akan dibahas oleh Dewan, kemudian disahkan. Selanjutnya, akan dibawa ke Provinsi NTB untuk dievaluasi dan ditetapkan.
Selain anggaran untuk pelaksanaan Pilwakot, Pilgub, dan Pileg di Kota Bima, telah mengajukan juga anggaran untuk mendukung Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Nilainya juga tidak disebutkan, hanya saja telah disiapkan dan diajukan juga ke Dewan. “Kita ajukan juga anggaran untuk Panwas dalam APBD 2013,” terang Rum.
       Pada bagian lain Ketua DPRD Kota Bima, Hj. Fera Amelia, SE, MM, mengatakan, Panitia Anggaran (Panggar) Eksekutif telah mengajukan rancangan anggaran untuk kegiatan Pemilu tersebut senilai Rp13 miliar. “Nanti kita bahas pada APBD ini,” katanya di DPRD Kota Bima, kemarin.
       Dikatakannya, untuk anggaran Pemilu, nanti ada juga dari Pemerintah Provinsi NTB. Jika ada anggaran dukungan itu, bisa meringankan beban Kota Bima. (BE.19) 

 

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top