Hukum & Kriminal

Rekening Nasabah BNI Cabang Bima Kembali Dibobol

Kepala BNI Cabang Bima, Muhammad Amir

Kota Bima, Bimakini.- Kesekian kalinya nasabah BNI Bima harus kecewa, lantaran uang yang ada direkeningnya lenyap. Padahal mereka tidak  pernah melakukan transaksi. Tiba-tiba ada SMS Banking penarikan yang yang jumlahnya bervariatif.

Puluhan nasabah, Sabtu (19/22) memenuhi kantor BNI Cabang Bima untuk mencari informasi soal pemblokiran  oleh bank. Pasalnya puluhan nasabah ketakutan atas keamanan uang  dalam rekeningnya.

Bahkan informasinya ada sejumlah nasabah mengaku pengiriman uang via ATM tidak terkonfirmasi. “Kami kan takut pak, bagaimana uang kami dalam tabungan, apa masih ada atau tidak ” ujar Mariam.

Apalagi, kata dia, sudah tidak bisa lagi bertransaksi hari ini dan harus mengantri untuk melaporkan sekaligus memperbaiki proses pemblokiran oleh pihak bank.

“Apalagi ini  sudah kesekian kalinya kejadian sama dan hari ini kami harus mengantri lama untuk bisa mengecek keuangan kami,” ujarnya.

Beberapa bulan lalu pun seperti dilansir bimakini.com kejadian sama pernah terjadi. Bahkan uang tabungan nasabah raib hingga jumlahnya ada puluhan juga. Pihak manajemen BNI mengaku saat itu telah dibobol.

Puluhan nasabah yang kehilangan uang dikembalikan oleh pihak bank. Namun nasabah merasa setidaknya keamanan menyimpan uang di bank saat ini begitu meresahkan.

Nasabah lainnya, Sirajuddin, kepada Bimakini.com mengaku kehilangan uang Rp9  juta. Jumat malam, tiba-tiba ada pemberitahuan penarikan dengan total tersebut. “Saya kaget, kok ada panarikan uang, sementara saya sendiri tidak menerik dan ada di rumah,” katanya.

Terpisah, Kepala Bank BNI Bima, Amir Muhammad dikonfirmasi via telepon, mengakui adanya pemblokiran khusus bagi pengguna ATM. “Terindikasi skimming, akan secepatnya kami selesaikan dan akan layani dengan baik,” ujarnya singkat. (DED)

Share
  • 2.2K
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top