Peristiwa

Ketua MUI Dompu Minta Jaga Kekompakan  dan Ukhuwah Islamiyah

Deklarasi bersama dengan MUI di Desa Oo.

Dompu, Bimakini.-  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dompu, DR Abdullah Arsyad meminta masyarakat untuk selalu menjaga kekompakan dan Ukhuwah Islamiyah. Hal itu disampaikannya saat Khutbah Jum,at di Masjid Miftahul Jannah Desa O’o Kecamatan Dompu, Jumat (21/2).

Dikatakannya, kekompakan dan Ukhuwah Islamiyah perlu dijaga, agar rasa persatuan dan persaudaraan diantara umat Islam tidak mudah tercerei berei oleh kekuatan manapun yang ingin menghancurkan Islam. “Karena kita kaum muslim adalah saudara,” katanya.

Katanya,  selain menjaga Ukhuwah Islamiyah, juga menjaga akidah. “Kita bisa menyaksikan baik di Media TV dan juga Media Online dan cetak banyak terjadi dekadensi moral dan selalu dipojokan adalah umat Islam,” ujarnya.

Bahkan terkadang, kata dia, berita-berita juga selalu muncul seakan telah terjadi masalah antara kelompok ini dan itu. “Itu semua adalah upaya kelompok tertentu yang ingin merusak citra Islam,” ingatnya.

Bahkan katanya, setiap ada persoalan yang muncul dan terjadinya pelanggaran hukum, justru Islam selalu disalahkan. Karena tidak rela orang Yahudi melihat Islam itu bersatu  dan berkeinginan tercerai berei. “Mereka akan bahagia jika kita berkotak kotak,” ujarnya.

Sembari meminta kepada seluruh masyarakat Desa O’o dan Dompu untuk hati-hati dengan kelompok radikalisme. Meningkatkan amal di dunia sebagai lahanan panen di akhirat. “Karena nilai yang utama dan unggul yang kita bawa adalah takwa,”  ujarnya dihadapan ratusan jamaah di Masjid Miftahul Jannah Desa O’o.

Khutbah itu disampaikan sebagai rangkaian kegiatan Deklarasi bersama MUI dan masyaralat Desa O’o menolak segala bentuk radikalisme yang mengganggu  kehidupan beragama dan bernegara. Pernyataan bersama disampaikan oleh Ketua MUI, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Serta Pemerintah Desa O’o. (JUN)

Share
  • 12
    Shares
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top