Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

Peringati Maulid Nabi dan Hari Santri, RTQ – Ponpes Baitul Ilmi Gelar Pawai

Peserta pawai Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Peringatan Hari Santri di halaman Kantor Wali Kota Bima, Jumat sore.

Kota Bima, Bimakini.- Memeringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional, Rumah Tahfiz Quran dan Pondok Pesantran Putri, Baitul Ilmi, Kota Bima, menggelar pawai, Jumat (15/10/2021). Kegiatan dikuti para santri dengan rute Ponpes Putri Baitul Ilmi di Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, dan finish di Kantor Wali Kota Bima.

Terlihat kemeriahan dan keceriaan peserta, santri, pengurus yayasan, pengasuh pondok pesantren dan orang tua. Mereka dibaluti beragam jenis pakaian dari berbagai daerah, bak pawai budaya. Ada yang berpakaian minang, jawa, Bima, hingga Papua. Ada juga  yang mengenakan pakaian muslim dan lainnya.

Tidak hanya bagi para santri, namun juga pengajar dan orang tua. Ada yang bahkan usianya masih sangat belia, namun tetap bersemangat meramaikan Pawai Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional.

Panitia juga menyiapkan hadiah bagi mereka yang mengenakan kostum menarik. Demikian juga dengan group terbaik selama pawai berlangsung. Pawai berkolabirasi  dengan Drum Band SMAN 2 Kota Bima.

Setelah tiba di Kantor Wali Kota Bima, peserta disambut Asisten 1 Setda Kota Bima, Ir Syamsuddin. Asisten III mengapresiasi kegiatan tersebut, apalagi ini gelaran kegiatan pertama kalinya setelah dua tahun pandemi Covid19. Saat ini, Kota Bima sendiri sudah  pada level hijau. Namun demikian tetap diingatkan mematuhi protokol kesehatan.

Peserta mengenakan beragam pakaian.

Hari Santri Nasional (HSN) sendiri jatuh pada tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Peringatan ini, ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. Sejarah ini awal mulanya adalah ketika Presiden Joko Widodo kampanye ke Malang tepatnya di Pondok Pesantren Babussalam Banjarejo Pagelaran Malang.

Penetapan Hari Santri Nasional dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad para santri merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan para ulama. Tanggal 22 Oktober merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH. Hasjim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang  atau jihad melawan tentara Sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan. (BE04)

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Pemerintahan

Kota Bima, Bimaini.- Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, SE dikukuhkan sebagai pembina pada acara Pemilihan Duta Santri Rumah Tahfidz Quran (RTQ) Ilmi dan...

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Orang tua perlu menyiapkan anak-anaknya jika ingin mondok di Pondok Pesantren (Ponpes). Agar anak betah maka perlu ada tips dan trik....

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.- Para  santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Putri Baitul Ilmi Kota Bima, Ahad (8/8/2021) belajar pengenalan jurnalistik. Mereka mendapatkan pemahaman dari jurnalis...

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.-  Ponpes Tahfidz dan MTs Putri Baitul Ilmi Kota Bima diresmikan Asisten III Setda Kota Bima, Ir Syamsuddin, Jumat (2/4/2021). Hadir juga...