Politik

Jika DP4 Bermasalah, Fatal bagi Proses Pemilu

Kota Bima, Bimakini.com.-Data Penduduk Potensial Pemilih pada Pemilu (DP4) dengan jumlah puluhan Rukun Tetangga (RT) yang  diduga fiktif seperti diungkap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima, disayangkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima. Masalahnya, kesalahan DP4 sangat krusial dan akan berakibat fatal bagi keberlangsungan Pemilu.

    Anggota Komisi A DPRD Kota Bima, Anwar Arman, SE, mengaku, heran dengan kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bima dalam meng-input data. Semestinya, kevalidan data ketika dihimpun dan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima harus diperhatikan dan tidak boleh dianggap sepele karena bisa berakibat fatal.
    Apabila dugaan DP4 fiktif itu benar, kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, akan menjadi persoalan serius ketika proses Pemilu berlangsung, karena DP4 yang salah akan memengaruhi jumlah kertas suara yang tersedia. Dampaknya juga, kesalahan tersebut akan menjadi peluang permainan bagi pihak yang ingin menang dengan cara menyimpang.
    KPU dan Disdukcapil, menurutnya, memiliki tanggungjawab sama dalam memutakhirkan data tersebut. Disdukcapil sebagai penyedia data awal harus teliti dan maksimal ketika menghimpun data. Selanjutnya, peranan KPU untuk memutakhirkan data acuan yang diberikan.
      “Saya kira masyarakat dan semua komponen juga punya peran untuk melihat faktualnya data tersebut sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” jelasnya kepada Bimakini.com di sekretariat DPRD Kota Bima, Selasa siang.
    Anwar juga menyayangkan alasan keterbatasan biaya dan waktu yang dikeluhkan Disdukcapil untuk pemuktahiran data sebelumnya. Semestinya, jika memang demikian harus segera melaporkan kepada Pemkot Bima agar bisa ditindaklanjuti panitia Badan Anggaran (Banggar) DPRD, sehingga bisa ditambah alokasi dana yang tersedia.
      “Jangan sampai anggaran menjadi kendala karena KPU dan Panwaslu saja kita dukung anggarannya. Masalahnya, ini bukan pemilihan RT, tetapi hajatan besar pemerintah dan rakyat sehingga harus maksimal,” lanjutnya.
     Katanya, Fraksi Madani siap mendukung anggota Banggar untuk memerjuangkan pengalokasian anggaran untuk kesuksesan Pemilu. Diharapkannya, kesuksesan Pemilu mampu menghasilkan pemimpin berkualitas dan membawa perubahan kemajuan masyarakat.
    Hal senada mengenai DP4 juga disampaikan anggota Komisi A lainnya, Drs. Irsyad. Pria asal Kelurahan Rabadompu ini mengaku, kesalahan DP4 sangat menentukan kesuksesan Pemilu. Kalau proses awal sudah dimulai dengan kesalahan seperti amburadulnya DP4, maka akan menyulitkan proses Pemilu selanjutnya.
“Untuk itu, saya menyayangkan munculnya dugaan DP4 fiktif yang diserahkan Disdukcapil. Apalagi, mereka memang bidangnya seharusnya bisa lebih teliti,” ujarnya.
Meski begitu, katanya, tanggungjawab pemutakhiran data itu bukan hanya tugas Disdukcapil, tetapi juga KPU sebagai pengguna akhir data tersebut. (BE.20) 
 

Share
Komentari Berita
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Kearifan dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA sangat kami hargai.
To Top