Connect with us

Ketik yang Anda cari

Pendidikan

STIH Muhammadiyah Bima Kini Berubah Status Menjadi Universitas

Dr Ridwan, SH, MH

Kota Bima, Bimakini.- Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah Bima, kini berubah status menjadi Universitas Muhammadiyah Bima. Perubahan itu sesuai dengan  Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tehnologi Nomor 144/E/0/2022.

Keputusan Menteri itu tentang izin perubahan status STIH Muhammadiyah Bima menjadi Universitas Muhammadiyah Bima, NTB, yang diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah.

Keputusan Menteri tersebut berdasarkan surat permohonan Ketua Badan Pembina Harian STIH Muhammadiyah Bima Nomor 08/III.1.AU/A/2020 tanggal 16 September 2020. Selain itu, surat Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII Nomor 0319/LL8/KL.00.00/2022 tanggal 22 Februari 2022, mengenai perlunya memberikan izin perubahan bentuk STIH Muhammadiyah Bima menjadi Universitas.

Dalam surat keputusan tersebut memuat lima prodi program sarjana (S1) yakni Prodi Ilmu Hukum, Prodi Ilmu Komputer, Prodi Gizi, Prodi Kewirausahaan, dan Prodi Teknik Sipil. Semua prodi tersebut telah memenuhi syarat akreditasi minimum Baik oleh BAN-PT RI.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bima, Dr Ridwan menyatakan ihtiar mendirikan Universitas ini telah lama dirintis sejak 25 Mei 1987 oleh sesepuh Muhammadiyah dan pendahulu, dari generasi ke generasi, baru sekarang terwujud. Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dan mendoakan atas capaian ini, terutama doa yang mulia Ketua MKRI Prof. (HC) Dr. Anwar Usman, S.H., M.H, Bapak Kemendikbudristekdikti Mas Nadiem Makarim, Prof. Dasi Astawa, M.Si Kepala LLDIKTI VIII dan tim, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Lincolin Arsyad, M.Sc, Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, SH., MH Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah – NTB, Sesepuh Muhammadiyah Kota dan Kab. Bima, Tim Perintis UM Bima, Dosen,  Organisasi Kemahasiswaa, Mahasiswa, Alumni, Mitra, dan semua pihak turut membantu dan selalu mendoakan.

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ia berharap dengan lahirnya Universitas di Bima Dompu ini, membawa kebaikan dan kontribusi untuk peningkatan SDM dan kemajuan daerah serta bangsa kedepan. Ia mengundang putra putri Bima-NTB, dan NTT untuk bergabung menjadi bagian dari Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima).

“Sarana dan prasarana semuanya telah memadai, kelas telah dilengkapi AC, dan akan terus di perkuat. Ia Menargetkan pada sisi SDM tenaga pendidik dalam tempo antara 5-7 tahun sudah  S3 semua, sehingga dapat membuka semua prodi program Pascasarjana, sedangkan dalam tempo 10 sd 12 tahun semua prodi sudah memilik minimal 5 Profesor. Dari sisi Manajerial berbasis pada Teknologi Informasi (TI), pada aspek kinerja institusi ia menargetkan dalam tempo antara 5-8 tahun semua prodi sudah terakreditasi Internasional,” ujarnya dalam siaran persnya, Kamis (17/3/2022).

Ia berharap dengan target itu  akan meningkatkan daya saing dan kemajuan daerah dan bangsa, serta siap membangun Kerjasama dengan semua pihak. (BE04)

Iklan. Geser untuk terus membaca.

Ikuti berita terkini dari Bimakini di Google News, klik di sini.

Click to comment
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari komentar bermuatan pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Berita Terkait

Opini

Oleh : Munir Husen Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bima ) Saat ini, kebutuhan manusia tentang informasi di era digitalisasi sangat urgen. Semua informasi...

Pendidikan

Kota Bima, Bimakini.-  Video kekerasan saat kegiatan oreintasi mahasiswa baru di Kampus Universitas Muhammadiyah (UM) Bima beredar luas di media sosial. Video itu memperlihatkan...

Opini

Oleh : Munir Husen (Dosen Universitas Muhammadiyah Bima)   Harmonisasi hubungan kemitraan Eksekutif dan DPRD Kota Bima akhir-akhir ini kelihatannya kurang harmonis. Rapat paripurna...

Opini

Oleh : Munir Husen (Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Bima) Pemerintah Daerah Kabupaten Bima resmi melepas dan sekaligus menyerahkan sejumlah aset yang berada di...

Opini

Oleh : Munir Husen Kejahatan di Kota Bima saat ini seperti warna pelangi. Mulai dari tindak pidana ringan, misalnya pelanggaran lalu lintas, sampai tindak...